Jember, 06 Desember 2025
Seminar nasional dengan tema ‘Al Quran dan Hadist sebagai Kompas Moral Generasi Milenial dan Gen Z’ sukses digelar di Aula PB Sudirman, Pemerintah Kabupaten Jember, sebagai peringatan dies natalis ke-13 prodi IAT dan ILHA UIN KH Achmad Shiddiq Jember.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan program studi IAT dan ILHA dari berbagai kampus dalam negeri, termasuk IAI Al Khoziny Sidoarjo. IAI Al Khoziny Sidoarjo mengirimkan dua perwakilan mahasiswanya untuk mempererat ukhuwah prodi IAT antar kampus, yaitu Jenar Amar Farabi dan Muhammad Aufa.
Acara ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ahidul Asror, M. Ag., selaku rektorat UIN KH Achmad Shiddiq Jember dan dimeriahkan oleh pemateri Lora Ismail Al Kholilie, pengasuh Ponpes Al-Muhajirun As-Salafi Alkholili Geger Bangkalan.Seminar ini menekankan pentingnya peran Al-Qur’an di era modern yang serba cepat dan penuh tantangan. Pada era modern ini, norma lintas generasi perlahan mulai menghilang, sementara nilai-nilai keislaman juga mulai luntur dan tergantikan oleh berbagai ideologi asing. Lora Ismail Al-Kholilie menyampaikan materi dengan lugas dan disambut antusias oleh para peserta yang memenuhi aula.Dalam penyampaiannya, Lora Ismail mengungkapkan bahwa kondisi dunia saat ini berada pada ambang kemerosotan moral, yang terlihat dari maraknya aktivitas perdagangan digital tanpa kontrol dan kegiatan menulis yang semakin kehilangan nilai kebermanfaatannya. Perdagangan yang dimaksud antara lain fenomena ‘keranjang kuning’ di TikTok, serta aktivitas menulis yang tidak lagi diarahkan untuk menulis kitab atau karya ilmiah, melainkan sekadar menulis chat, status, dan sejenisnya. Lora juga menekankan bahwa kondisi terberat sebenarnya dialami oleh para anbiya, yang telah menyebarkan ilmu tanpa kenal lelah demi menuntun umatnya ke jalan yang benar. Namun, seiring berjalannya waktu, ajaran mereka justru semakin diabaikan. Umat saat ini cenderung lebih meneladani influencer, artis, dan TikToker, sehingga muncul fenomena yang disebut sebagai 3N, yaitu ngemol, ngemil, dan ngomel.
Demikian sepintas materi yang sangat bermanfaat untuk generasi masa kini yang mulai jauh dari ajaran Islam. Kegiatan seminar nasional ini memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai pentingnya peran Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman moral di tengah perkembangan zaman.
Selain itu, kegiatan ini juga berhasil mempererat ukhuwah akademik antar Program Studi IAT dan ILHA dari berbagai kampus di Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antar Prodi IAT dan ILHA di seluruh Indonesia dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan keilmuan Islam.

